Pages

Thursday, October 11, 2018

Ucapan Jokowi dan JK Ini Bawa Sosok Superhero

Presiden Jokowi menyeret nama Thanos, musuh besar di film Avengers: Infinity War, dalam pidato di World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Vietnam.

Hal tersebut rupanya untuk menggambarkan sumber daya alam umat manusia di hadapan para pemimpin negara di acara yang digelar 12 September 2018, waktu setempat.

"Kondisi perekonomian dunia saat ini digambarkan seperti dalam Avengers: Infinity War. Perang yang tak terbatas. Sosok bernama Thanos mengancam memusnahkan setengah populasi bumi, karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas," tulis akun resmi Presiden Jokowi di Instagram.

Namun, Jokowi mengatakan bahwa Thanos keliru. Menurutnya, sumber daya alam untuk umat manusia sesungguhnya tidaklah terbatas.

"Akan tetapi, ternyata Thanos keliru. Di hadapan sejumlah pemimpin negara yang hadir pada World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, siang tadi, saya mengatakan bahwa pada kenyataannya sumber daya untuk umat manusia tidak terbatas," Jokowi menambahkan.

Jokowi menyatakan, perkembangan teknologi contohnya, telah menghasilkan peningkatan efisiensi, memberikan kemampuan untuk memperbanyak sumber daya lebih dari sebelumnya. Beliau menambahkan, ekonomi kita saat ini lebih ringan dalam hal berat dan volume fisik.

"Dalam 12 tahun terakhir, total berat dan volume televisi, kamera, pemutar musik, buku, surat kabar, dan majalah telah tergantikan oleh ringannya ponsel pintar dan tablet," tulisnya.

Jokowi juga mencontohkan bagaimana pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang besar dan berat, mulai digantikan dengan panel surya yang tipis dan ringan.

"Sudah saatnya peningkatan ekonomi didorong bukan lagi dari sumber daya alam, melainkan sumber daya manusia yang tidak terbatas," pungkasnya.

Tak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa negara-negara di ASEAN harus mencegah perang dagang menjadi "perang yang tidak terbatas".

Mengutip laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, sosok Thanos menurut Jokowi bukanlah seorang individu, tapi sebuah kepercayaan yang salah bahwa untuk mencapai keberhasilan bagi semua, yang lain harus mengalah.

"Perang yang tak terbatas bukan hanya tentang perang dagang, namun tentang kita semua agar kembali belajar pada sejarah, bahwa dengan kreativitas, energi, kolaborasi dan kemitraan, kita sebagai manusia dapat menikmati 'kelimpahan', dan kita bisa menghasilkan bukan 'perang yang tak terbatas' melainkan 'sumber yang tak terbatas'," kata Jokowi mengakhiri sambutannya.

Let's block ads! (Why?)


October 12, 2018 at 12:35PM
via Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2A64huV
RSS Feed

If New feed item from http://ftr.fivefilters.org/makefulltextfeed.php?url=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Frss&max=3, then Send me an email


Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email Applets.

IFTTT

No comments:

Post a Comment